HELVETIA-LABUHAN DELI — Indopos.info. - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, berbagai unsur masyarakat Kecamatan Labuhan Deli turut berpartisipasi dalam upacara peringatan kemerdekaan yang digelar di kawasan Pasar 5, Desa Manunggal.
Upacara tersebut dihadiri Camat Labuhan Deli, Ulfahri Harahap, S.Sos., M.IP., bersama jajaran pemerintahan kecamatan serta para kepala desa se-Kecamatan Labuhan Deli. Peringatan kemerdekaan tahun ini juga menjadi momentum untuk semakin mempererat persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.
Salah satu warga yang memperoleh kesempatan khusus dalam kegiatan tersebut ialah Firman Giawa, Staf Khusus Kepala Desa Helvetia. Firman dipercaya menjadi perwakilan masyarakat dari etnis Nias dalam pelaksanaan upacara. Kehadirannya bersama sang istri turut memperlihatkan keberagaman budaya yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Kecamatan Labuhan Deli.
Sebagai wujud penghormatan sekaligus kebanggaan terhadap budaya dan identitas masyarakat Nias, Firman Giawa mengenakan pakaian adat kehormatan Nias saat mengikuti seluruh rangkaian upacara. Busana adat tersebut tidak hanya menjadi simbol kecintaan terhadap warisan leluhur, tetapi juga menggambarkan semangat persatuan dan kebhinekaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Firman menyampaikan harapannya agar Pemerintah Desa Helvetia terus memberikan perhatian kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga yang berada di Dusun IV Helvetia maupun dusun-dusun lainnya.
Menurutnya, perhatian pemerintah desa perlu diwujudkan melalui berbagai program yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, serta pembangunan infrastruktur yang menunjang aktivitas warga. Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian ialah pembangunan dan peningkatan kualitas jalan agar mobilitas masyarakat dan kegiatan perekonomian dapat berlangsung lebih lancar.
“Harapan kami, Pemerintah Desa Helvetia terus memperhatikan berbagai kebutuhan masyarakat, terutama warga di Dusun IV dan dusun-dusun lainnya. Pembangunan hendaknya terus diarahkan pada peningkatan kesejahteraan, penguatan ekonomi masyarakat, serta pembenahan infrastruktur, termasuk jalan yang menjadi salah satu kebutuhan utama warga,” ujar Firman.
Tidak hanya menyampaikan aspirasi kepada pemerintah desa, Firman juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam proses pembangunan melalui kepedulian, kebersamaan dan kerja sama.
Ia mengingatkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan, keamanan serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, pemerintah desa tidak akan mampu menjalankan pembangunan secara maksimal tanpa adanya dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat.
“Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, keamanan dan ketertiban. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Diperlukan kerja sama seluruh masyarakat agar lingkungan kita menjadi semakin baik, aman, nyaman dan maju,” pesannya.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat rasa persaudaraan di tengah keberagaman suku, agama dan budaya. Semangat kemerdekaan diharapkan tidak sekadar diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kepedulian sosial, semangat gotong royong serta kontribusi nyata bagi kemajuan desa.
Pada kesempatan yang sama, Firman turut menyampaikan doa dan harapan kepada Kepala Desa Helvetia, H. Agus Salim, agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, hikmat serta perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam melayani masyarakat.
Ia juga berharap sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga Desa Helvetia semakin berkembang, sejahtera, aman dan tertib, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat.
Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bahwa memaknai kemerdekaan bukan hanya dengan mengenang jasa dan perjuangan para pahlawan, tetapi juga dengan melanjutkan perjuangan melalui pembangunan, persatuan, gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.
((M.Muhajir))
